Sunday, November 12, 2017

strategi Branding

Strategi Branding
Merek/ brand mempunyai kekuatan dalam memikat hati para konsumennya. Citra yang ditampilkan seolah membuat orang terbujuk untuk membeli suatu produk sesuai dengan merek yang diwakilinya, sehingga keputusan para konsumen tidak jarang didasari pada kredibillitas terhadap suatu merek.

Branding merupakan upaya untuk membesarkan nama suatu perusahaan. Banyak hal yang dilakukan dalam membesarkan nama brand, tentunya tidak lah boleh sembarangan dalam menentukan strategi brandingnya. Analisis brand sangat diperlukan guna menentukan strategi branding yang tepat. Ketidak tepatan branding justru tidak efektif dan efisien. Langkah awal yang harus di ambil ialah menganalisis posisi mana brand kita saat ini, apakah brand baru yang masih dalam tahap perkenalan? Brand berkembang atau brand yang sudah dikenal baik oleh masyarakat.

Upaya terbaik yang dilakukan adalah mengkomunikasikan kehadiran brand anda serta memberikan pemahaman terhadap produk dan servis yang diberikan. Hal terpenting yang harus disertakan adalah keunggulan dan diferensiasi. Saat ini pasar telah penuh sesak dengan berbagai usaha yang menawarkan hal sejenis, sangat penting untuk pihak perusahaan memiliki diferensiasi.

Tujuan utama dalam pemberian merek ialah bagaimana caranya memberikan mamfaat yang dibutuhkan pelanggan. Merek yang lebih terdiferensiasi akan lebih mudah dikomunikasikan secara efesien dan efektif yang berikan pelanggan.

Diferensiasi harus difokuskan pada mamfaat yang dibutuhkan oleh pelanggan, dan bukan pada proses produksi yang berhubungan dengan produk atau jasa. Seringkali perusahaan memfokuskan perhatiannya untuk meningkatkan penjualan ketimbang meningkatkan kepercayaan konsumen dalam keputusan pembelian dan mencapai kepuasan dari produk atau jasa yang dibelinya. Merek harus memberikan nilai positif kepada pelanggan dengan mempertinggi enterpretasi dan memproses pengambilan keputusan dan meningkatkan keyakinan dalam pemutusan pembelian serta mencapai kepuasan pelanggan terhadap produk atau jasa. (A.B. Susanto, Himawan Wijanarko, 2004:10-11)
Setelah sukses dalam tahap-tahap awal (pengenalan), selanjutnya kembangkan brand menjadi brand dengan citra dan image tertentu. Pencitraan yang baik terhadap suatu produk akan sangat menguntungkan bagi perusahaan. Image brand yang baik disertai dengan realitas produk yang ditawarkan akan membentuk sebuah loyalitas.

Ketika perusahaan mendapatkan loyalitas dari sebuah merek yang mewakili suatu produk atau jasa kepada konsumen, maka konsumen tidak akan beralih pada produk lain, dan membuat konsumen yakin bahwa produk perusahaan ini lah yang terbaik untuknya.

0 comments:

Post a Comment