Wednesday, November 22, 2017

Penentuan Target dan Strategi Public Relations



Penentuan Target dan Strategi Public Relations
Pada seluruh aktivitas yang terjadi di perusahaan, komunikasi menjadi suatu kebutuhan yang sangat mendasar. Suatu bagian yang tidak dapat dipisahkan dari setiap kegiatan interaktif perusahaan, karena untuk mencapai tujuan bersama dari perusahaan tersebut, komunikasi dalam perusahaan memegang peranan yang sangat penting dalam keberhasilan maupun kegagalannya. Tujuan perusahaan dapat dicapai secara maksimal apabila seluruh publik perusahaan tersebut mampu bekerjasama dalam teamwork dan memainkan perannya masing-masing secara maksimal pula.
Salah satu tugas utama seorang Public Relations (PR) yakni mengelola komunikasi antara organisasi dengan publiknya. Hal tersebut didukung dengan pernyataan Cutlip, Center, dan Broom (1994, hal. 6) yang mendefinisikan Public Relations sebagai sebuah fungsi manajemen untuk membangun dan mempertahankan hubungan yang saling menguntungkan antara organisasi dengan berbagai publik yang menentukan keberhasilan atau kegagalan organisasi tersebut. Demi mewujudnyatakan keharmonisan tersebut, Public Relations dalam perusahaan kemudian mengaktualisasikannya melalui berbagai program Public Relations serta melalui berbagai media komunikasi.
Kegiatan Public Relations dalam perusahaan diperlukan untuk membangun hubungan komunikasi antara pimpinan dengan karyawan serta rasa tanggung jawab akan kewajiban terhadap perusahaan (Suhandang, 2004, hal. 179). Hal inilah yang menjadi dasar mengapa 2 komunikasi dalam employee relations adalah hal yang penting untuk dilakukan. Melalui hubungan tersebut diharapkan akan memperoleh hasil yang positif, misalnya karyawan merasa dihargai oleh perusahaan (sense of belonging), membuat karyawan semakin termotivasi dalam berkreativitas, dan memiliki keinginan untuk bekerja secara maksimal.
Pengelolaan Target  Public Relations
Public Relations profesional dalam pengelolaan sasaran/target yang hendak dicapainya melakukan pengadopsian tehnik-tehnik Management of Objective (MBO) dan Management by Objective of Result (MOR) untuk membantu ualitas nilai Public Relations dalam suatu organisasi.
MBO dapat memberikan profesional Public Relation dengan sumber umpan yang sangat kuat. MBO dan MOR berhubungan dengan hasil-hasil Public Relations untuk penentuan target awal manajemen. Adapun poin-poin dalam MBO menurut Sholeh Soemirat dan Elvinaro Ardianto (2003: 98) adalah sebagai berikut  :
1. Spesifikasi tujuan-tujuan organisasi dengan mencapai target penampilan organisasi.
2. Konferensi antara superior dan subordinate (bawahan)  untuk menyepakati terhadap pencapaian tujuan.
3. Kesepakatan antara atasan dan bawahan pada target yang konsisten dengan tujuan-tujuan organisasi.
4. Pengkajian secara periodik oleh atasan dan bawahan untuk menilai kemajuan pencapaian tujuan.
Adapun kunci penggunaan MBO secara efektif dalam tugas Public Relations  dapat di pecah ke dalam tujuan tahap secara kritis  :
1.      Memiliki batasan dan misi kerja.
2.      Menetapkan kunci areal keberhasilan (hasil) dalam jangka waktu tertentu, berupaya dan    berkepribadian.
3.      Identifikasi fakto-faktor menentukan tindakan pada target yang telah ditentukan.
4.      Meletakan target/menetapkan hasil yang akan dicapai.
5.      Persiapan perencanaan secara taktis untuk mencapai target khusus, termasuk  :
Pemrograman untuk memantapkan suatu rangakain tindakan untuk mengikutinya.
Penjadwalan waktu yang dibutuhkan bagi setiap tahapan Penganggaran untuk menugaskan sumber daya yang dperlukan bagi pencapaian tujuan Pemantapan pertanggung jawaban secara individu untuk pencapaian target/sasaran Pengkajian dan rekonsiliasi (perdamaian) melalui suatu prosedur testing untuk membawa kemajuan.
6.      Pemantapan keputusan dan peraturan untuk mengikutinya.
7.      Pemantapan prosedur untuk menangani pekerjaan

A.    Strategi Public Relations
Definisi Strategi Menurut J L Thompson (1995) yang dikutip dari Oliver (2007, p.2) mendefinisikan strategi sebagai cara untuk mencapai sebuah hasil akhir: hasil akhir menyangkut tujuan dan sasaran organisasi dan strategi kompetitif untuk masing-masing aktivitas. Menurut penulis definisi strategi adalah sebuah cara atau taktik dalam mencapai sebuah tujuan dan sasaran pada obyek aktivitas yang ingin dicapai.
Definisi Public Relations Menurut Public Relations Society Of America (PRSA) yang dikutip dari Lattimore, Baskin, Heiman dan Toth (2010, p.4) bahwa Public Relations merupakan sebuah fungsi kepemimpinan dan manajemen yang membantu pencapaian tujuan sebuah organisasi, membantu mendefinisikan filosofi, serta memfasilitasi perubahan organisasi. Para praktisi Public Relations berkomunikasi dengan 10 masyarakat internal dan eksternal yang relevan untuk mengembangkan hubungan yang positif serta menciptakan konsistensi antara tujuan organisasi dengan harapan masyarakat. Mereka juga mengembangkan, melaksanakan, mengevaluasi program organisasi yang mempromosikan pertukaran pengaruh serta pemahaman diantara konstituen organisasi dan masyarakat.
Menurut kamus Institut of Public Relations (IPR) terbitan bulan November 1978 yang dikutip dari Edy Sahputra dan Faulina (2011, p.3) disebutkan bahwa “Praktik humas atau Public Relations adalah keseluruhan upaya yang dilakukan secara terencana dan berkesinambungan dalam rangka menciptakan dan memelihara niat baik dan saling pengertian antara suatu organisasi dengan segenap khalayaknya”. Penulis juga menambahkan definisi Public Relations menurut Frank Jefkin yang dikutip dari Edy Sahputra dan Faulina (2011, p.3) bahwa Public Relations adalah sesuatu yang merangkum keseluruhan komunikasi yang terencana, baik itu ke dalam atau ke luar, antara suatu organisasi dengan segenap khalayaknya dalam rangka mencapai tujuantujuan spesifik yang berlandaskan pada saling pengertian.
B.     Tujuan Public Relations
Tujuan Public Relations Menurut Kusumastuti (2002, p.20-p.21) yang dikutip dari Ardianto (2009, p.27-p.28) menjelaskan bahwa taktik PR serupa dengan tujuan komunikasi, yakni adanya penguatan dan perubahan pengetahuan, perasaan, dan perilaku komunikan (penerima pesan). Praktik PR juga bertujuan untuk membentuk dan mempertahankan perasaan, serta perilaku positif masyarakat luas terhadap organisasi, lembaga, atau perusahaan. Tujuan praktik PR adalah membuat publik dan organisasi, lembaga, atau perusahaan saling mengenal baik kebutuhan, kepentingan, harapan, maupun budaya masing-masing.
Strategi Public Relations Public Relations profesional dalam pengelolaan sasaran/target yang hendak dicapainya melakukan pengadopsian tehnik-tehnik Management of Objective (MBO) dan Management by Objective of Result (MOR) untuk membantu kualitas nilai Public Relations dalam suatu organisasi. MBO dapat memberikan profesional Public Relations dengan sumber umpan yang sangat kuat. MBO dan MOR berhubungan dengan hasil-hasil Public Relations untuk penentuan target awal manajemen. Adapun poin-poin dalam MBO menurut Sholeh Soemirat dan Elvinaro Ardianto (2003, p.98) adalah sebagai berikut:
1.  Spesifikasi tujuan-tujuan organisasi dengan mencapai target penampilan organisasi.
2. Konferensi antara superior dan subordinate (bawahan) untuk menyepakati terhadap pencapaian tujuan.
3. Kesepakatan antara atasan dan bawahan pada target yang konsisten dengan tujuan-tujuan organisasi.
4. Pengkajian secara periodik oleh atasan dan bawahan untuk menilai kemajuan pencapaian tujuan.

20 Adapun kunci penggunaan MBO secara efektif dalam tugas Public Relations dapat di pecah ke dalam tujuan tahap secara kritis:
1. Memiliki batasan dan misi kerja.
2. Menetapkan kunci areal keberhasilan (hasil) dalam jangka waktu tertentu, berupaya dan berkepribadian.
3. Identifikasi faktor-faktor menentukan tindakan pada target yang telah ditentukan.
4. Meletakan target/menetapkan hasil yang akan dicapai.
5. Persiapan perencanaan secara taktis untuk mencapai target khusus, termasuk:
• Pemrograman untuk memantapkan suatu rangakaian tindakan untuk mengikutinya.
• Penjadwalan waktu yang dibutuhkan bagi setiap tahapan
• Penganggaran untuk menugaskan sumber daya yang dperlukan bagi pencapaian tujuan
• Pemantapan pertanggung jawaban secara individu untuk pencapaian target/sasaran
• Pengkajian dan rekonsiliasi (perdamaian) melalui suatu prosedur testing untuk  membawa kemajuan.
6. Pemantapan keputusan dan peraturan untuk mengikutinya.
7. Pemantapan prosedur untuk menangani pekerjaan 21
Menurut penulis, strategi yang tepat untuk dijalankan oleh seorang Public Relations antara lain: membuat spesifikasi tujuan-tujuan organisasi dengan mencapai target penampilan organisasi, konferensi antara superior dan subordinate (bawahan) untuk menyepakati terhadap pencapaian tujuan., membuat kesepakatan antara atasan dan bawahan pada target yang konsisten dengan tujuan-tujuan organisasi, mengkaji secara periodik oleh atasan dan bawahan untuk menilai kemajuan dari tujuan yang ingin dicapai.

Paper ini dituli oleh Novita Sari Mahasiswi Prodi Perbankan Syari’ah IAIN Pontianak Angkatan 2016

DAFTAR PUSTAKA
Oliver, Sahdra 2007, Strategi Public Relations, Jakarta: Erlangga.
Purnomo, Setiawan H, Zulkiefliman. 2007. Manajemen Strategi. Jakarta:FE UI
Ruslan, Rosady, 2007. Manajemen Public Relations dan Media Komunikasi : Konsep dan Aplikasi, Jakarta: PT Raja Grafindo Persada
Severin, Werner J, Tankard Jr, James W. 2005 Teori Komunikasi : Sejarah, Metode dan Terapan di dalam Media Massa. Edisi Kelima Jakarta: Kencana


0 comments:

Post a Comment