Klik: Hermawan Kartajaya

Empowering customer mengacu pada upaya brand memberi kekuasaan kepada customer. Mereka harus dibuat seolah-olah memiliki brand itu sendiri (own the brand)

Klik: Peter F. Drucker

Hal paling penting dalam komunikasi adalah mendengarkan dan memahami apa yang tidak dikatakan.

Klik: Tony Robbins

Kualitas hidup Anda adalah kualitas komunikasi Anda.

Klik: Elizabeth Goenawan Ananto

PR merupakan ujung tombak dalam hal pemetaan kondisi publik dan perusahaan

Klik: Prita Kemal Gani

PR bukanlah masalah cantik atau gagahnya saja, namun lebih kepada kepiawaian, kemampuan beradaptasi dan berkomunikasi, memiliki wawasan yang luas dan skill-skill yang mendukung profesinya

Monday, December 4, 2017

KREATIF PLANING





KREATIF PLANING

 



Kreatif planning sangat erat kaitannya strategic planning yang merupakan bagian dari advertising agency terutama dalam mengatur konsep atau strategi komunikasi yang akan dibuat menjadi sebuah perencanaan masa depan suatu perusahaan .


Menurut Kerzner Perencanaan Strategis ( Strategic Planning ) adalah sebuah alat manajemen yang digunakan untuk mengelola kondisi saat ini untuk melakukan proyeksi kondisi pada masa depan, sehingga rencana strategis adalah sebuah petunjuk yang dapat digunakan organisasi dari kondisi saat ini untuk mereka bekerja menuju 5 sampai 10 tahun ke depan atau mungkin sesuai jangka waktu  yang telah disepakati .

Selain pengertian menurut ahli , kita akan mencoba melakukan bedah makna pada kata “Kreative Planning “ .
Kreatif Planning terdiri dari dua suku kata berbeda , yaitu kata “Kreative “ dan “Planning “ .

Menurut {Androse :1961} kreatif berarti suatu proses pemikiran yang mampu mencetuskan gagasan-gagasan baru yang merupakan bagian dari sifat manusia , bersumber dari pengalaman dan digunakan untuk memperbaiki atau mengembangkan diri .

Sedangkan planning merupakan serapan dari Bahasa inggris yang berarti rencana .
Rustiadi (2008:339) menyatakan bahwa “Perencanaan merupakan suatu proses menentukan apa yg ingin dicapai di masa yang akan datang serta menetapkan tahapan-tahapan yg dibutuhkan untuk mencapainya. Sebagian kalangan berpendapat bahwa perencanaan merupakan suatu aktivitas yang dibatasi oleh lingkup waktu tertentu, sehingga perencanaan, lebih jauh diartikan sebagai kegiatan terkoordinasi untuk mencapai suatu tujuan tertentu dalam waktu tertentu. Artinya perencanaan merupakan suatu proses menentukan apa yang ingin dicapai di masa yang akan datang serta menetapkan tahapan-tahapan yang dibutuhkan untuk mencapainya. Dengan demikian, proses perencanaan dilakukan dengan menguji berbagai arah pencapaian serta mengkaji berbagai ketidakpastian yg ada, mengukur kemampuan (kapasitas) kita untuk mencapainya kemudian memilih arah-arah terbaik serta memilih langkah-langkah untuk mencapainya.”


Kreatif Planning bisa dikatakan sebagai suatu proses pemikiran yang didasari sebuah gagasan baru dalam menentukan atau memperkirakan apa yang seharusnya dilakukan dimasa yang akan dating tentunya dengan berbagai pertimbangan seperti langkah , hambatan , ataupun kesempatan yang mungkin bisa didapatkan dari gagasan baru yang menjadi ide kreatif bagi dasar kreatif planning .
Sebagai contoh , melihat kesusesan game bergenre MOBA { Multiplayer Online Battle Arena } didunia seperti DOTA , LOL , hingga Warcraft .
Didasari pada pengamatan player dari game MOBA yang berjumlah sangat besar namun game MOBA juga hanya terbatas pada perangkat PC itupun dengan spesifikasi-spesifikasi khusus .
Developher game Moontoon memiliki ide kreatif untuk membuat sebuah game MOBA yang bisa dimainkan diperangkat android dan IOS .
Hingga akhirnya moontoon merilis game “Mobile Legend” sebagai bentuk dari kreatif planning mereka.
Dengan berbagai aspek seperti skin karakter dan sejumlah event ditambah dengan pengelolaan langkah bisnis dibidang promosi yang baik , mobile legend berhasil menjadi salah satu MOBA terpopuler khususnya dikawasan asia .

Kreatif planning yang erat kaitannya dengan strategic planning pada dasarnya berfokus pada “Goal” yang akan didapat , tentunya dalam jangka panjang .
Didasari ide kreatif yang nantinya akan dikembangkan menjadi sebuah rencana yang matang untuk dijalankan .

Selain pengalaman , ide kreatif , referensi serta pemahaman , ada beberapa hal yang menjadi tolak ukur utama dari terbentuk hingga terlaksananya sebuah kreatif planning .
Beberapa hal tersebut ialah sebagai berikut :


  • Ø  Strategi Periklanan
    Ø   Brand
    Ø   Product knowledge
    Ø   Diferensiasi
    Ø   Target Audience/konsumen
    Ø   Analisis SWOT
    Ø   Kompetitor

Kesimpulannya adalah kreatif planning merupakan gagasan baru yang berperan dalam pengambangan sebuah perusahaan untuk mengejar target jangka panjang .

Dikarenankan minat audience serta competitor yang terus berkembang dan meningkat seiring waktu , kreatif planning benar-benar berperan sebagai dasar pengembangan perusahaan .
Mencetuskan ide , mengembangkan ide , menyusun langkah perencanaan hingga melaksanakan rencana dengan tepat merupakan bagian-bagian penting yang tidak boleh lepas dari proses pemasaran dalam mengembangkan perusahaan sebagai bentuk eksistensi jangka panjang .


Sumber :

Madjadikara, Agus S. 2005. Bagaimana Biro Iklan Memproduksi Iklan Bimbingan Praktis Penulisan Naskah Iklan (Copywriting). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Shimp, Terence A. 2000. Periklanan Promosi Aspek Tambahan Komunikasi Pemasaran Terpadu. Jakarta: Erlangga
Roman, Kenerth, Jane Maas & Martin Nisenholtz (2005). How To Advertise, Membangun Merek dan Bisnis dalam Dunia Pemasaran Baru, PT. Elex Media Komputindo, Jakarta.
 


STRATEGI BRANNDING





STRATEGY BRANDING



Branding merupakan istilah yang sudah tidak asing dalam dunia bisnis terutama perihal perusahaan .

Sederhananya brand bisa diartikan sebagai logo atau segala hal yang terkait perusahaan baik itu produk , attribute , pelayanan atau image yang tergambar dimata publik .


Para ahlipun kerapkali memaknai brand dengan berbagai konsep dan pemikiran , misalnya saja
Menurut  (Kotler, 2009:332) Brand adalah nama, istilah, tanda, simbol, atau rancangan, atau kombinasi dari semuanya, yang dimaksudkan untuk mengidentifikasikan barang atau jasa atau kelompok penjual dan untuk mendiferensiasikannya atau membedakan dari barang atau jasa pesaing .
Lalu menurut  Bilson Simamora (2001;149) Merek adalah nama, tanda, istilah, simbol, desain atau kombinasinya yang ditujukan untuk mengidentifikasi dan mendiferensiasi (membedakan) barang atau layanan suatu .

Dalam melihat suatu brand , tentunya konsumen memiliki kriteria-kriteria atau tingkatan-tingkatan tertentu dan biasanya itu meliputi elemen-elemen sebagai berikut :


    •  Penepatan akan daya guna yang sesuai dengan apa yang ditawarkan
    • Memberikan kepribadian tersendiri terhadap pengguna brand..
    • USP (Unique Selling Proposition). Munculnya sebuah brand sebagai dasar untuk membedakan perusahaan, produk atau layanannya dengan perusahaan, produk atau layanan lainnya (Miletsky dan Smith, 2009: 3).



Contoh dari brand adalah perusahaan es krim magnum , dengan logo huruf “M” berwarna emas yang menampilkan kesan elegan dan glamor , mereka menjanjikan rasa es krim yang berkelas dengan produk berkualitas hal itu tercermin dari iklan mereka yang bahkan selalu mengambil konsep high class dan selalu meng elu-elukan bahan baku coklat belgia sebagai bukti betapa kualitas produk es krim mereka sangat dijaga untuk membentuk image dimata khalayak / konsumen .

Sepenuhnya yang kita bahas diatas adalah brand dan sekarang kita akan mulai membahas mengenai branding ,  karena brand dan branding adalah dua hal yang sangat berbeda .

Brand bisa dikatakan sebagai wujud seperti icon , logo , produk maupun bentuk pelayanan perusahaan yang bertujuan membentuk image serta reputasi dimata khalayak / konsumen sedangkan branding adalah bentuk kegiatannya .

Menurut (Landa, 2006:4) Pengertian branding telah berkembang, dari sekadar merek atau nama dagang dari suatu produk, jasa atau perusahaan, yang berkaitan dengan hal-hal yang kasat mata dari merek ,  seperti nama dagang, logo atau ciri visual lainnya , kini juga bisa berarti citra, kredibilitas, karakter, kesan, persepsi dan anggapan di benak konsumen .

Branding sendiri memiliki beragam dan terdiri dari beberapa jenis , jenis-jenis branding ialah sebagai berikut :
a. Product Branding 
Branding produk merupakan hal yang paling umum dalam branding. Merek atau produk yang sukses adalah produk yang mampu mendorong konsumen untuk memilih produk miliknya di atas produk-produk pesaing lainnya.
b. Personal Branding 
Personal branding merupakan alat pemasaran yang paling populer di kalangan publik figure seperti politisi, musisi, selebriti, dan lainnya, sehingga mereka memiliki pandangan tersendiri di mata masyarakat.
c. Corporate Branding 
Corporate branding penting untuk mengembangkan reputasi sebuah perusahaan di pasar, meliputi semua aspek perusahaan tersebut mulai dari produk/jasa yang ditawarkan hingga kontribusi karyawan mereka terhadap masyarakat.
d. Geographic Branding 
Geographic branding atau regional bertujuan untuk memunculkan gambaran dari produk atau jasa ketika nama lokasi tersebut disebutkan oleh seseorang.
e. Cultural Branding 
Cultural branding mengembangkan reputasi mengenai lingkungan dan orang-orang dari lokasi tertentu atau kebangsaan.

Fungsi Branding pada dasarnya adalah menanamkan image atau citra dimata konsumen sebagai bentuk identitas serta kredibilitas dari suatu perusahaan .

Secara detail fungsi branding dapat disebutkan sebagai berikut :


  • Ø  Pembeda / Ciri khas
    Ø  Promosi dan Daya Tarik 
    Ø  Pembangun Citra, Pemberi Keyakinan, Jaminan Kualitas, dan Prestise 
    Ø  Pengendali Pasar 



Selain fungsi tentunya dalam branding terdapat tujuan-tujuan khusus kurang lebih terdapat tiga tujuan dalam membangun brand menurut (Neumeier, 2003:41) yaitu:


  1. -Membentuk persepsi,
    -Membangun kepercayaan
    -Membangun cinta (kepada brand)


Setelah membahas mengenai fungsi dan tujuan saat nya kita beraih pada unsur-unsur dan tentunya jenis-jenis dari branding itu sendiri .

Karena sebagai sebuah bentuk dari kredibilitas maupun reputasi perusahaan branding tentunya memiliki unsur-unsur vital .

Unsur-unsur yang berada didalam branding ialah sebagai berikut :


  • Ø  Nama 
    Ø  Logo
    Ø  Tampilan visual
    Ø  Juru bicara / Komunikator
    Ø  Kata-kata seperti kalimat atau sajak yang menimbulkan kesan identity
    Ø  Suara atau bisa juga music ikonik


Kesimpulannya , brand dan branding adalah dua hal yang sangat sulit dipisahkan dalam ruang lingkup perusahaan .

Strategy penggunaan branding seperti yang disebutkan diatas , pada dasarnya adalah untuk menanamkan identitas perusahaan dimata khalayak / konsumen / calon konsumen .
Terlepas dari semua itu , branding sebenarnya sangat bergantung pada media publikasi yang baik dan tentunya akan sangat efektif jika digabungkan dengan ide kreatif dalam pemasaran .


Sumber :
  • Kotler, Philip. 2009. Manajemen Pemasaran. Jakarta: Erlangga.
  • Landa, Robin. 2006. Designing Brand Experiences. Thomson Delmar Learning.
  • Neumeier, Marty. 2003. The Brand Gap. New York: New Riders Publishing.


 

Saturday, December 2, 2017

Creative Planning

   
 Kreatif pada dasarnya adalah kemampuan melihat sesuatu yang biasa dengan cara yang tidak biasa disertai dengan imajinasi dan pemikiran ilmiah dalam rangka mencari atau menciptakan gagasan baru yang mampu menyalurkan hasil yang berbeda dengan yang sudah ada. Kreatif juga unik dan berbeda, dapat dingat oleh orang dan hasil karya sendiri, sehingga memberikan efek yang pada akhirnya akan buming, karena sifat kebaruannya.

Setiap organisasi perlu melakukan perencanaan dalam setiap kegiatan organisasinya, baik rencana produksi, perencanaan rekrutmen karyawan baru, program penjualan, produk baru maupun perencanaan anggarannya. Perencanaan merupakan proses dasar bagi organisasi untuk memilih sasaran dan menetapkan bagaimana cara mencapainya. Oleh karena itu perusahaan harus menetapkan tujuan dan sasaran yang hendak dicapai sebelum melakukan proses.

Creative Planning bertujuan untuk menciptakan iklan sebagai senjata pemasaran yang efektif (branding, promosi, positioning), dengan menggunakan unsur 5W + 1H. Sehingga dapat menetapkan target market atau audience, merencanakan media yang akan digunakan, perencanaan pesan yang kreatif, kebijakan eksekusi gaya dan daya tarik iklan.

Proses kreatif meliputi:
Brief Klien, disini pihak agency menerima brief dari klien berupa segala macam informasi baik internal maupun eksternal yang berkaitan dengan produk atau jasa yang diiklankan.
Internal Brief, review internal daam agency untuk mendeskripsikan kembali keinginan-keinginan klien dalam iklannya dan penyatuan visi dalam departemen.
Brainstorming, mendiskusikan brief klien dan menemukan ide besar sehingga dapat menentukan strategi kreatif yang dipakai.
Persiapan Usulan Strategi, setelah ide besar disepakati semua departemen menyiapkan usulan-usulan media, visualisasi dan copy serta strategi umum.
Internal Review, sebelum dilanjutkan ke klien, usulan-usulan yang sudah disiapkan dimatangkan internal untuk dikomentari dan didiskusikan oleh semua departemen.
Presentasi kepada Klien, usulan yang sudah disepakai dipresentaikan kepada klien dalam bentuk proposal strategi kampanye. Dimungkinkan adanya revisi usulan dari masukkan klien dan baru melangkah ke tahap berikutnya jika usulan sudah disetujui.
Produksi, proposel strategi kampanye yang sudah di setujui direalisasikan dalam bentuk produksi.
Evaluasi, dilakukan ntuk menilik kembali sesuatu apakah sudah sesuai dengan rencana strategi atau belum. Evaluasi juga dilaksanakan selama dan setelah pelaksanaan placement (penempatan media) dan dilanjutkan dengan evaluasi efektivitas pesan.