Monday, December 4, 2017

STRATEGI BRANNDING





STRATEGY BRANDING



Branding merupakan istilah yang sudah tidak asing dalam dunia bisnis terutama perihal perusahaan .

Sederhananya brand bisa diartikan sebagai logo atau segala hal yang terkait perusahaan baik itu produk , attribute , pelayanan atau image yang tergambar dimata publik .


Para ahlipun kerapkali memaknai brand dengan berbagai konsep dan pemikiran , misalnya saja
Menurut  (Kotler, 2009:332) Brand adalah nama, istilah, tanda, simbol, atau rancangan, atau kombinasi dari semuanya, yang dimaksudkan untuk mengidentifikasikan barang atau jasa atau kelompok penjual dan untuk mendiferensiasikannya atau membedakan dari barang atau jasa pesaing .
Lalu menurut  Bilson Simamora (2001;149) Merek adalah nama, tanda, istilah, simbol, desain atau kombinasinya yang ditujukan untuk mengidentifikasi dan mendiferensiasi (membedakan) barang atau layanan suatu .

Dalam melihat suatu brand , tentunya konsumen memiliki kriteria-kriteria atau tingkatan-tingkatan tertentu dan biasanya itu meliputi elemen-elemen sebagai berikut :


    •  Penepatan akan daya guna yang sesuai dengan apa yang ditawarkan
    • Memberikan kepribadian tersendiri terhadap pengguna brand..
    • USP (Unique Selling Proposition). Munculnya sebuah brand sebagai dasar untuk membedakan perusahaan, produk atau layanannya dengan perusahaan, produk atau layanan lainnya (Miletsky dan Smith, 2009: 3).



Contoh dari brand adalah perusahaan es krim magnum , dengan logo huruf “M” berwarna emas yang menampilkan kesan elegan dan glamor , mereka menjanjikan rasa es krim yang berkelas dengan produk berkualitas hal itu tercermin dari iklan mereka yang bahkan selalu mengambil konsep high class dan selalu meng elu-elukan bahan baku coklat belgia sebagai bukti betapa kualitas produk es krim mereka sangat dijaga untuk membentuk image dimata khalayak / konsumen .

Sepenuhnya yang kita bahas diatas adalah brand dan sekarang kita akan mulai membahas mengenai branding ,  karena brand dan branding adalah dua hal yang sangat berbeda .

Brand bisa dikatakan sebagai wujud seperti icon , logo , produk maupun bentuk pelayanan perusahaan yang bertujuan membentuk image serta reputasi dimata khalayak / konsumen sedangkan branding adalah bentuk kegiatannya .

Menurut (Landa, 2006:4) Pengertian branding telah berkembang, dari sekadar merek atau nama dagang dari suatu produk, jasa atau perusahaan, yang berkaitan dengan hal-hal yang kasat mata dari merek ,  seperti nama dagang, logo atau ciri visual lainnya , kini juga bisa berarti citra, kredibilitas, karakter, kesan, persepsi dan anggapan di benak konsumen .

Branding sendiri memiliki beragam dan terdiri dari beberapa jenis , jenis-jenis branding ialah sebagai berikut :
a. Product Branding 
Branding produk merupakan hal yang paling umum dalam branding. Merek atau produk yang sukses adalah produk yang mampu mendorong konsumen untuk memilih produk miliknya di atas produk-produk pesaing lainnya.
b. Personal Branding 
Personal branding merupakan alat pemasaran yang paling populer di kalangan publik figure seperti politisi, musisi, selebriti, dan lainnya, sehingga mereka memiliki pandangan tersendiri di mata masyarakat.
c. Corporate Branding 
Corporate branding penting untuk mengembangkan reputasi sebuah perusahaan di pasar, meliputi semua aspek perusahaan tersebut mulai dari produk/jasa yang ditawarkan hingga kontribusi karyawan mereka terhadap masyarakat.
d. Geographic Branding 
Geographic branding atau regional bertujuan untuk memunculkan gambaran dari produk atau jasa ketika nama lokasi tersebut disebutkan oleh seseorang.
e. Cultural Branding 
Cultural branding mengembangkan reputasi mengenai lingkungan dan orang-orang dari lokasi tertentu atau kebangsaan.

Fungsi Branding pada dasarnya adalah menanamkan image atau citra dimata konsumen sebagai bentuk identitas serta kredibilitas dari suatu perusahaan .

Secara detail fungsi branding dapat disebutkan sebagai berikut :


  • Ø  Pembeda / Ciri khas
    Ø  Promosi dan Daya Tarik 
    Ø  Pembangun Citra, Pemberi Keyakinan, Jaminan Kualitas, dan Prestise 
    Ø  Pengendali Pasar 



Selain fungsi tentunya dalam branding terdapat tujuan-tujuan khusus kurang lebih terdapat tiga tujuan dalam membangun brand menurut (Neumeier, 2003:41) yaitu:


  1. -Membentuk persepsi,
    -Membangun kepercayaan
    -Membangun cinta (kepada brand)


Setelah membahas mengenai fungsi dan tujuan saat nya kita beraih pada unsur-unsur dan tentunya jenis-jenis dari branding itu sendiri .

Karena sebagai sebuah bentuk dari kredibilitas maupun reputasi perusahaan branding tentunya memiliki unsur-unsur vital .

Unsur-unsur yang berada didalam branding ialah sebagai berikut :


  • Ø  Nama 
    Ø  Logo
    Ø  Tampilan visual
    Ø  Juru bicara / Komunikator
    Ø  Kata-kata seperti kalimat atau sajak yang menimbulkan kesan identity
    Ø  Suara atau bisa juga music ikonik


Kesimpulannya , brand dan branding adalah dua hal yang sangat sulit dipisahkan dalam ruang lingkup perusahaan .

Strategy penggunaan branding seperti yang disebutkan diatas , pada dasarnya adalah untuk menanamkan identitas perusahaan dimata khalayak / konsumen / calon konsumen .
Terlepas dari semua itu , branding sebenarnya sangat bergantung pada media publikasi yang baik dan tentunya akan sangat efektif jika digabungkan dengan ide kreatif dalam pemasaran .


Sumber :
  • Kotler, Philip. 2009. Manajemen Pemasaran. Jakarta: Erlangga.
  • Landa, Robin. 2006. Designing Brand Experiences. Thomson Delmar Learning.
  • Neumeier, Marty. 2003. The Brand Gap. New York: New Riders Publishing.


 

0 comments:

Post a Comment